Drama Powell Tekan Dolar
Indeks Dolar AS (DXY) melemah pada Senin (12/1) seiring meningkatnya kekhawatiran Pasar soal independensi Federal Reserve. Pada perdagangan terbaru, DXY berada di sekitar 98,74 (turun ~0,40%), setelah reli pekan lalu mulai kehilangan tenaga.
Tekanan pada Dolar menguat setelah laporan bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengeluarkan grand jury subpoenas dalam penyelidikan kriminal terkait kesaksian Ketua The Fed Jerome Powell di Senat mengenai proyek renovasi kantor pusat bank sentral senilai US$2,5 miliar. Powell merespons lewat pernyataan video dan menyebut langkah tersebut sebagai tekanan institusional yang berpotensi mengganggu independensi kebijakan suku bunga.
Dari sisi politik, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan ia menghormati independensi The Fed dan DOJ, serta mengklaim tidak ikut dalam pembahasan penyelidikan. Namun ia juga menyorot isu pembengkakan biaya renovasi sebagai alasan mengapa pemeriksaan DOJ “layak” dilakukan.
Ke depan, Pasar menunggu rangkaian data penting AS—terutama CPI—untuk membaca apakah tekanan Laporan Inflasi cukup mereda sehingga membuka ruang pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.