Dolar AS Terbantu Sikap Hati-hati Menjelang Peristiwa Besar

Dolar AS (USD) mendapat permintaan dalam jangka pendek pada Rabu (17/12), didukung oleh kinerja Wall Street yang kurang baik dan komentar “hawkish” dari Gubernur Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller. Waller mengatakan The Fed tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga, menambahkan bahwa Pasar tenaga kerja “sangat lemah” dan pertumbuhan payroll saat ini “tidak bagus”. Namun, Waller tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi karena menurutnya inflasi masih “terjangkar dengan baik”. indeks Dolar AS (DXY) mundur dari puncak mingguan di area 98,60 dan bergerak bervariasi di Pasar valuta asing, tetapi secara keseluruhan masih cenderung lemah.
Poundsterling melemah terhadap Dolar AS setelah rilis data dari Inggris. Indeks Harga Konsumen (CPI) utama naik 3,2% secara tahunan pada November, turun dari 3,6% pada Oktober, namun tetap jauh di atas target Bank of England (BoE) sebesar 2%. Pasangan GBP/USD memangkas sebagian besar penurunan intrahari menjelang penutupan, bangkit dari level terendah mingguan baru di 1,3311 dan saat ini bergerak mendekati area 1,3400. BoE dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneter pada Kamis, dan pelaku Pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 bps menjadi 3,75%.
Pasangan EUR/USD bertahan di atas level 1,1700 dan kembali stabil di area 1,1750. Uni Eropa merevisi turun Indeks Harga Konsumen Harmonisasi (HICP) November dari estimasi awal 2,2% menjadi 2,1% (YoY). Berita ini muncul menjelang pengumuman kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang juga dijadwalkan pada Kamis. ECB secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dan mengulang pesan bahwa kondisi kebijakan saat ini berada di “posisi yang baik”. Fokus Pasar akan tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru, termasuk ekspektasi untuk dua tahun ke depan.
Selain rangkaian keputusan bank sentral, Amerika Serikat juga akan merilis CPI November. Indeks tahunan diperkirakan sebesar 3,1%, lebih tinggi dari sebelumnya 3,0%. Pelaku Pasar sangat sensitif terhadap data AS yang dapat membentuk keputusan The Fed ke depan.
Mata uang yang terkait komoditas menjadi salah satu yang terburuk kinerjanya terhadap USD, dengan Dolar Australia (AUD) dan Dolar Kanada (CAD) mencatat pelemahan intrahari. Yen Jepang (JPY) juga melemah terhadap Dolar AS, sementara franc Swiss (CHF) justru mampu mencatat kenaikan tipis.
Emas tetap mempertahankan bias positif, namun belum mampu memperpanjang kenaikan mingguannya. Pasabgab XAU/USD diperdagangkan di atas level $4.330 pada akhir sesi Amerika.(yds)
Sumber: FXstreet.com

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.