Nikkei 225 melemah 0,05% ke level 39.670 pada hari Rabu(9/7), sementara Indeks Topix yang lebih luas naik tipis 0,25% ke level 2.823, karena saham Jepang kesulitan menemukan arah yang jelas di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan.
Investor mencermati perkembangan tarif terbaru dari Washington, dengan Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi tidak akan ada perubahan atau perpanjangan bea masuk yang diperbarui yang menargetkan 14 negara. Jepang akan menghadapi tarif 25% mulai 1 Agustus. Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan Tokyo akan melanjutkan negosiasi dengan AS untuk mencari hasil yang saling menguntungkan.
Sementara itu, Trump juga mengumumkan pungutan 50% untuk impor tembaga dan mengusulkan kemungkinan tarif setinggi 200% untuk produk farmasi, yang memperkuat kekhawatiran akan gangguan perdagangan global. Di sektor korporasi, kerugian dipimpin oleh Advantest (-0,8%), Fujikura (-1,8%), dan Mitsubishi Heavy Industries (-2,2%). Di sisi positif, saham Sanrio naik 2,1%, Kioxia Holdings melonjak 4,9%, dan Toyota Motor naik 1,5%. (azf)
Sumber: Trading Economics