Pasangan EUR/USD melemah mendekati 1,0380 pada hari Selasa (1/7) selama jam perdagangan Asia. Dolar AS bergerak naik setelah Presiden terpilih Donald Trump mengatakan bahwa kebijakan tarifnya tidak akan dikurangi. Para pedagang bersiap untuk Indeks Harga Konsumen Harmonisasi Zona Euro (HICP) awal dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa ISM AS untuk bulan Desember, yang akan dirilis pada hari Selasa.
Trump membantah laporan Washington Post bahwa para pembantunya sedang mempertimbangkan untuk mempersempit rencana tarifnya agar hanya berlaku untuk sejumlah kecil impor penting. Para pedagang akan memantau dengan cermat perkembangan seputar rencana tarif Trump. Para analis percaya bahwa jika tarif AS secara umum lebih rendah dari yang dijanjikan Trump di jalur kampanye dan hanya menargetkan sektor “penting”, maka prospek pertumbuhan global akan membaik dan USD akan melemah.
Di seberang lautan, data PMI yang lebih kuat dari perkiraan dari Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, dan Zona Euro dapat membantu membatasi kerugian EUR. Selain itu, CPI awal Jerman, yang lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan Desember, memberikan sedikit dukungan terhadap EUR karena pasar memangkas taruhan untuk pelonggaran Bank Sentral Eropa (ECB). Namun, ketidakstabilan politik di Eropa dan ancaman perang dagang AS dapat menyeret mata uang bersama tersebut lebih rendah terhadap USD. (AL)
Source: FXStreet