Harga minyak naik tipis pada hari Kamis (18/7) karena penurunan stok minyak mentah AS lebih besar dari perkiraan.
Harga minyak berjangka Brent naik 13 sen menjadi $85,21 per barel, sementara harga minyak WTI AS naik 31 sen menjadi $83,16. Kemarin, harga Brent naik 1,6% dan WTI naik 2,6%.
Data dari Badan Informasi Energi AS menunjukkan persediaan minyak mentah turun 4,9 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan penurunan 30.000 barel oleh analis.
Di sisi permintaan, prospek pemotongan suku bunga di AS dan Eropa mendukung pasar. Suku bunga yang lebih rendah cenderung meningkatkan permintaan minyak.
Pejabat Federal Reserve menyatakan bahwa mereka “semakin dekat” untuk memangkas suku bunga mengingat inflasi yang membaik. Aktivitas ekonomi AS juga berkembang dengan kecepatan sedang, meski perusahaan memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat ke depan.
Sementara itu, Bank Sentral Eropa kemungkinan akan mempertahankan suku bunga, tetapi mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan di masa depan.
Investor juga menunggu berita dari pertemuan kepemimpinan di Tiongkok yang akan berakhir hari ini. Dolar melemah untuk sesi ketiga berturut-turut, yang dapat meningkatkan permintaan minyak.
Sumber: Reuters