Emas mempertahankan kenaikannya dengan data ekonomi AS yang mengecewakan, memperkuat prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve pada bulan September.
Logam mulia mengalami lonjakan harga setelah data menunjukkan sektor jasa AS mengalami kontraksi tercepat dalam empat tahun pada bulan Juni, mencerminkan penurunan yang tajam dalam aktivitas bisnis dan pesanan.
Federal Reserve telah mempertahankan suku bunga utamanya pada level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, namun prospek pelonggaran kebijakan moneter telah mendukung harga emas, diperkuat oleh pembelian dari bank sentral dan permintaan safe haven di tengah ketegangan geopolitik.
Data nonfarm payrolls yang akan dirilis akan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai kesehatan ekonomi AS, sementara pedagang swap memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 70% pada bulan September.
Harga emas stabil di pasar spot pada $2,357.27 per ounce pada pukul 8:20 pagi waktu Singapura, sementara perak, platinum, dan paladium juga mengalami kenaikan.
Sumber: Bloomberg