Bursa saham Hong Kong ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/9). Hang Seng Index berakhir di sekitar 24.757 atau turun 0,64%, setelah bergerak dalam rentang 24.736 hingga 24.908 sepanjang sesi.
Tekanan pasar bertambah setelah data ekonomi China kembali menunjukkan pemulihan yang tidak merata. Produksi industri Agustus tumbuh 5,2% secara tahunan, tetapi penjualan ritel hanya naik 0,4%, sementara investasi aset tetap turun 7,2% dalam delapan bulan pertama tahun ini. Lemahnya konsumsi membuat kekhawatiran terhadap momentum ekonomi China tetap tinggi.
Sektor properti juga belum memberikan sinyal pemulihan kuat. Harga rumah baru China turun 0,1% pada Agustus dan melemah sekitar 3% dibandingkan setahun sebelumnya. Kondisi tersebut membuat investor kembali mempertanyakan seberapa kuat dukungan kebijakan Beijing mampu memperbaiki permintaan domestik.
Sejumlah saham teknologi masih memberikan dukungan, dengan Tencent tercatat naik sekitar 2,5% pada sesi ini. Namun, penguatan saham tertentu belum cukup menahan tekanan dari sentimen global, termasuk harga minyak di atas US$100.(asd)
Sumber: Newsmaker.id