Trump Sebut Negosiasi AS-Iran Berjalan Baik, Minyak Lanjut Tertekan
Harga Minyak melemah pada perdagangan Kamis (2/07), seiring investor mencermati tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan tersebut meredakan kekhawatiran Pasar terhadap potensi gangguan pasokan Minyak mentah dari Timur Tengah.
Minyak Brent untuk pengiriman September turun 1,4% ke level US$70,47 per barel. Harga tersebut sempat menyentuh level terendah sejak 27 Februari dan berada di jalur pelemahan untuk sesi ketiga secara beruntun.
Kontrak Brent juga berpotensi mencatat penurunan mingguan keempat berturut-turut untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun. Kondisi ini menunjukkan tekanan terhadap harga Minyak masih kuat, terutama setelah Pasar mulai mengurangi premi risiko geopolitik.
Sementara itu, Minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI AS untuk pengiriman Agustus turun 1,5% ke level US$67,54 per barel. Kontrak ini juga berada di jalur pelemahan mingguan keempat berturut-turut untuk pertama kalinya sejak awal Maret tahun lalu.
Tekanan harga muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran di Qatar berjalan baik. Trump menyebut proses denuklirisasi Iran bergerak positif dan pertemuan yang berlangsung sejauh ini berjalan sangat baik, meskipun Pasar masih menunggu kepastian hasil pembicaraan tersebut. (asd)*
Sumber: Newsmaker.id
Analisis Komprehensif Pasar Minyak
Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.
Faktor Penentu Harga Minyak
- Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
- Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
- Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
- Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.