Euro Tertahan Dekat Tingkat Rendah
Euro masih bergerak lemah terhadap Dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (25/06), memperpanjang penurunan untuk hari keempat berturut-turut. EUR/USD sempat menyentuh level terendah 13 bulan di 1,1324 pada hari Rabu, lalu mencoba pulih, tetapi masih tertahan di bawah area 1,1370. Tekanan ini menunjukkan bahwa minat beli euro masih terbatas di tengah kuatnya Dolar AS dan lemahnya data ekonomi kawasan Eropa.
Salah satu faktor yang membebani euro adalah data kepercayaan konsumen Jerman yang belum menunjukkan pemulihan yang kuat. Indeks kepercayaan konsumen GfK untuk Juli naik tipis menjadi -29,2 dari -29,7 pada bulan Juni, tetapi masih berada di bawah ekspektasi Pasar. Nuremberg Institute for Market Decisions menilai sentimen konsumen memang mulai stabil, namun masih berada pada level rendah karena keinginan belanja masyarakat masih lemah dan kecenderungan menabung masih tinggi.
Kondisi ini memberi sinyal bahwa rumah tangga Jerman masih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Meskipun ekspektasi pendapatan sedikit membaik, sebagian besar konsumen masih memandang prospek perekonomian ke depan dengan pesimistis. Situasi ini menjadi tekanan bagi euro karena Jerman merupakan ekonomi terbesar di zona euro, sehingga lemahnya konsumsi rumah tangga dapat menghambat pemulihan perekonomian kawasan.
Di sisi lain, Dolar AS tetap mendapat dukungan dari ekspektasi kenaikan Rate Moneter Federal Reserve. Pasar menunggu rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE Amerika Serikat yang diperkirakan menunjukkan tekanan harga masih tinggi. Jika data PCE menguat, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bisa semakin besar dan membuat Dolar kembali menguat terhadap euro.
Ke depan, EUR/USD masih berpotensi bergerak defensif selama tertahan di area bawah 1,1370. Jika data PCE AS lebih panas dari perkiraan, pasangan ini berisiko kembali menguji area 1,1324 dan bahkan bergerak lebih rendah. Namun, jika inflasi AS mulai mereda, euro berpeluang melakukan rebound teknikal, meski pemulihan tetap terbatas selama data ekonomi Jerman dan zona euro belum menunjukkan perbaikan yang lebih solid.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.