Perak Ngegas Lagi, Tembus $107! OTW $108?

Harga Perak melonjak lebih dari 4% ke atas $107 per ons pada Senin, melanjutkan reli hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong kombinasi permintaan safe-haven, minat investasi, dan pasokan fisik yang masih ketat.
Pasar melihat reli ini bukan cuma euforia sesaat. Kelangkaan pasokan di Pasar fisik membuat harga makin sensitif, sehingga setiap dorongan permintaan bisa memicu lonjakan yang lebih besar.
Kenaikan harga juga memicu gelombang beli ritel di negara besar seperti China dan India. Investor makin banyak memburu Perak dalam bentuk batangan 1 kilogram, karena dianggap lebih “serius” untuk investasi dibanding produk perhiasan.
Di China, permintaan yang tinggi disebut ikut mengubah arah produksi. Sejumlah produsen dilaporkan mengalihkan fokus dari perhiasan Perak menjadi produk investasi untuk mengejar lonjakan permintaan batangan.
Dari sisi makro, ketidakpastian geopolitik dan risiko perang dagang ikut menambah tenaga reli. Salah satu pemicunya adalah ancaman Presiden AS Donald Trump soal Tarif 100% ke Kanada jika Kanada menuntaskan kesepakatan dagang dengan China—yang membuat Pasar makin hati-hati dan condong ke aset aman.
Selain itu, spekulasi bahwa Trump bisa mengganti Ketua The Fed Jerome Powell dengan kandidat yang lebih dovish ikut menguatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga ke depan. suku bunga yang berpotensi turun biasanya jadi angin segar untuk logam mulia, sehingga arus safe-haven ke Perak dan Emas makin deras.(asd)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.