Perak Kembali Merangkak Naik Pasca Penurunan Tajam Sehari
Harga Perak mengalami kenaikan setelah turun tajam pada hari Senin (30/12). Sementara di New York, perdagangan kontrak berjangka naik 5,7% menjadi $74,45 per ons. Sebelumnya, harga Perak sempat diperdagangkan di atas $80 per ons dalam beberapa hari terakhir.
Harga Perak meroket pada 2025 dan perdagangan spekulatif semakin memperkuat momentum tersebut. Operator bursa CME Group menaikkan persyaratan margin, yang mengharuskan pedagang logam untuk menyetor lebih banyak uang dalam spekulasi mereka.
Hal ini menyebabkan harga kontrak berjangka jatuh, dengan Perak mencatatkan penurunan terbesar dalam satu hari sejak Februari 2021.(yds)
Sumber: Marketwatch.com
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
analisis fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.