Yen Mulai “Nendang” Lagi-USD/JPY Bisa Jebol 155?

Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena Pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat, jadi tekanan ke Dolar makin terasa.
Taruhan Pasar soal kenaikan suku bunga BoJ makin besar. Reuters melaporkan BoJ kemungkinan tetap berkomitmen untuk terus menaikkan suku bunga, tapi ritmenya akan bergantung pada respons ekonomi Jepang. Dalam survei Reuters (2–9 Desember), 90% ekonom memprediksi BoJ akan menaikkan suku bunga jangka pendek ke 0,75% dari 0,50%-naik tajam dibanding survei bulan lalu yang cuma 53%.
Di sisi lain, Dolar AS masih “nunggu senjata” dari rilis data ekonomi penting AS yang keluar Selasa ini, termasuk Retail Sales, PMI, dan laporan ketenagakerjaan (NFP/Employment reports) yang sempat tertunda karena government shutdown. Kalau data tenaga kerja kuat, Dolar bisa bangkit dan nahan pelemahan USD/JPY. Tapi kalau data melemah, Pasar bisa makin yakin Fed bakal lebih dovish-dan itu bisa bikin USD/JPY makin turun. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.