Yen Perkasa, Dolar Kepeleset: Pasar Tunggu Manuver BOJ

Yen menguat terhadap mayoritas mata uang utama dan Dolar AS melemah seiring para trader meningkatkan ekspektasi bahwa Bank of Japan (BOJ) yang dipimpin Gubernur Kazuo Ueda akan menaikkan suku bunga pada akhir bulan ini, sehingga memicu aksi jual tajam di Pasar Obligasi global.
Yen sempat menguat hampir 1% terhadap Dolar hingga menyentuh level USD/JPY 154,67, kenaikan intraday terbesar dalam enam minggu, sebelum memangkas sebagian Penguatan tersebut.
Dalam pernyataannya pada hari Senin, Ueda menyoroti kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember oleh BOJ, dengan mengatakan bahwa setiap kenaikan nantinya akan menjadi penyesuaian tingkat pelonggaran, sementara suku bunga riil masih berada di level yang sangat rendah.
Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,2% setelah merosot 0,7% pada pekan lalu, yang merupakan pekan terburuk bagi indeks tersebut sejak Juni.
Di AS, besarnya pasokan Obligasi korporasi — termasuk penerbitan Obligasi delapan seri oleh Merck & Co. — juga diperkirakan menambah tekanan pada Treasury AS.
Pasangan EUR/USD naik 0,3% ke 1,1633; pasangan ini menuju Penguatan enam hari beruntun, menjadi tren Penguatan terpanjang dalam lima bulan.
Pasangan EUR/GBP menguat 0,3% ke 0,8794; naik untuk hari ketiga berturut-turut setelah level support penting di kisaran 0,8740 bertahan pekan lalu.(yds)
Sumber: Bloomberg.com

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.