Dolar Mantul, Sterling Siap Diuji Anggaran?

Dolar AS sedikit menguat pada Rabu (26/11) setelah sempat babak belur di sesi sebelumnya.
indeks Dolar naik tipis 0,1% ke sekitar 99,73, setelah sehari sebelumnya anjlok 0,5%, penurunan harian terbesar dalam hampir tiga minggu. Pergerakan ini terjadi di tengah posisi Pasar yang kini makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember, didukung data penjualan ritel yang lemah, kepercayaan konsumen yang turun, dan komentar bernada dovish dari sejumlah pejabat The Fed. Fed funds futures kini mencerminkan sekitar 84% peluang pemangkasan 25 bps bulan depan, naik dari sekitar 40% sepekan lalu.
Di Eropa, pasangan GBP/USD naik tipis ke kisaran 1,3180 menjelang pengumuman Anggaran Musim Gugur oleh Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves. Pasar memperkirakan Reeves terpaksa menaikkan Pajak demi menjaga target fiskal, namun ia juga harus berhati-hati agar tidak makin menekan pertumbuhan ekonomi yang sudah rapuh. Analis ING mengingatkan, semakin banyak keputusan Pajak dan pemotongan belanja yang ditunda ke akhir dekade, ruang Bank of England untuk memangkas suku bunga akan makin sempit dan investor bisa ragu pada komitmen Inggris terhadap keberlanjutan utang.
Euro juga menguat tipis, dengan EUR/USD bergerak ke sekitar 1,1570, didukung sedikit optimisme atas rencana perdamaian Rusia–Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan Kyiv siap melanjutkan kerangka perdamaian yang didukung AS untuk mengakhiri perang dan membahas poin-poin yang masih diperdebatkan dengan Presiden AS Donald Trump. ING menilai, harapan gencatan senjata ikut “menghaluskan” pemulihan euro, dan jika ada terobosan dalam beberapa hari ke depan, pasangan EUR/USD berpotensi menguji area 1,1700.
Di Asia, USD/JPY naik 0,2% ke sekitar 156,39 setelah sebelumnya sempat turun 0,5% menyusul laporan Reuters bahwa Bank of Japan mulai memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga secepat bulan depan.
Kekhawatiran baru atas lemahnya yen dan meredanya tekanan politik untuk mempertahankan suku bunga ultra-rendah menjadi pemicunya.
Pasar juga menantikan rilis Beige Book The Fed, yang memberi gambaran anekdotal tentang kondisi ekonomi dan Pasar tenaga kerja AS, dan bisa ikut mengarahkan ekspektasi Pasar terhadap arah Dolar dalam jangka pendek.(yds)
Sumber: FXstreet

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.