ECB Tahan suku bunga, EUR/USD Terkoreksi

EUR/USD melemah pada hari Kamis (30/10) karena Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Namun, para pedagang, yang masih mencerna pemangkasan suku bunga yang “hawkish” oleh Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu, mempertahankan mata uang bersama di bawah angka 1,1600. Pasangan ini diperdagangkan di 1,1565, turun 0,30%.
Lagarde dari ECB mengatakan kebijakan “dalam posisi yang baik” karena risiko mereda
ECB mempertahankan tiga suku bunganya, dengan suku bunga Fasilitas Simpanan, suku bunga Refinancing Utama, dan suku bunga Pinjaman Marjinal masing-masing tetap stabil di 2,00%, 2,15%, dan 2,40%. Presiden ECB Christine Lagarde mencatat bahwa kebijakan moneter berada di “posisi yang baik” karena risiko ekonomi berkurang dan ekonomi di Zona Euro (ZEE) menunjukkan tanda-tanda ketahanan.
Lagarde menambahkan bahwa perdagangan Eropa-AS, de-eskalasi perang Timur Tengah, dan gencatan senjata perdagangan antara Tiongkok dan AS telah memitigasi risiko penurunan pertumbuhan.
ECB diperkirakan akan mempublikasikan proyeksi ekonominya hingga 2028 pada pertemuan bulan Desember, dan jika beberapa pembuat kebijakan memperkirakan inflasi akan berada di bawah target bank, hal itu akan membenarkan perdebatan untuk pelonggaran lebih lanjut pada pertemuan berikutnya.
Di AS, Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dan mengisyaratkan kemungkinan jeda dalam siklus pelonggarannya, mengutip perpecahan di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengungkapkan bahwa bank sentral telah mengumpulkan data negara bagian terkait klaim pengangguran, dan mencatat bahwa Pasar tenaga kerja belum memburuk seperti yang diperkirakan. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.