Indeks Nikkei 225 turun 0,8% hingga di bawah 39.200 pada hari Kamis (7/11), membalikkan sebagian kenaikan yang terjadi pada sesi sebelumnya, karena saham teknologi menghadapi tekanan di tengah kekhawatiran bahwa penurunan tajam yen dapat memicu intervensi lebih lanjut oleh otoritas Jepang.

Investor juga tetap fokus pada implikasi ekonomi yang lebih luas dari kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS, baik secara global maupun bagi perusahaan-perusahaan Jepang. Dalam berita ekonomi, upah riil di Jepang turun 0,1% pada bulan September, karena inflasi konsumen meningkat menjadi 2,9%, melampaui kenaikan upah nominal sebesar 2,8%.

Saham teknologi memimpin penurunan, dengan penurunan yang signifikan pada Disco, Lasertec, Advantest, SoftBank Group, dan Tokyo Electron. Konstituen indeks utama lainnya juga mengalami penurunan, termasuk Mitsubishi Heavy Industries, IHI Corp, dan Fast Retailing. (Arl)

Sumber: Trading Economics