Euro notes in denominations of fives and tens are arranged for a photograph in London, U.K., on Wednesday, Jan. 18, 2012. The euro strengthened and commodities rallied as an official at a Group of 20 nation said the International Monetary Fund is proposing a $1 trillion expansion of its lending resources. U.S. index futures rose before Goldman Sachs Group Inc. reports earnings. Photographer: Simon Dawson/Bloomberg via Getty Images

EUR/USD mencapai level terendah baru dalam sepuluh minggu pada hari Senin, memulai minggu perdagangan baru dengan penurunan baru. Euro menurun seperempat dari satu persen terhadap Greenback, menembus Exponential Moving Average (EMA) 200-hari karena kekuatan USD berimbang dengan EUR yang melemah secara luas.

Hasil Survei Pinjaman Bank Sentral Eropa (ECB) terbaru diprakirakan akan dirilis pada hari Selasa, dan para investor akan mencari petunjuk mengenai kesehatan sektor perbankan pan-Eropa secara keseluruhan pada minggu ini. Angka inflasi Indeks Harmonisasi Harga Konsumen (HICP) Eropa terakhir akan dirilis pada hari Kamis pagi, namun angka-angka ini kemungkinan tidak akan mendorong banyak volatilitas karena pasar mengamati Bank Sentral Eropa (ECB), yang secara luas diprakirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, juga pada hari Kamis.

Data AS yang penting tidak akan dirilis hingga Penjualan Ritel AS pada hari Kamis, yang diprakirakan akan meningkat ke 0,3% MoM di bulan September setelah 0,1% di bulan Agustus.(ayu)

Sumber: FXStreet