A pedestrian walks in front of an electric quotation board flashing stock prices on the Nikkei key index of the Tokyo Stock Exchange (L) and numbers from the New York markets (R) in Tokyo on January 30, 2017. Tokyo stocks fell early on January 30 as investors cashed in on recent gains with uncertainty surrounding US President Donald Trump's policies. / AFP / KAZUHIRO NOGI (Photo credit should read KAZUHIRO NOGI/AFP/Getty Images)

Indeks Nikkei 225 menguat 2% hingga di atas 38.500 sementara Indeks Topix yang lebih luas melonjak 1,5% menjadi 2.690 pada hari Kamis karena yen jatuh ke level terendah dalam satu bulan, mendorong laju pergerakan saham perusahaan-perusahaan Jepang yang bergerak di bidang export

Mata uang Yen melemah karena Menteri Ekonomi Jepang yang baru diangkat mengatakan bahwa bank sentral harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunga lagi karena butuh waktu untuk sepenuhnya keluar dari deflasi.

Indeks acuan juga pulih dari aksi jual tajam pada sesi sebelumnya yang didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Sementara itu, data akhir menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di Jepang tetap ekspansif selama delapan bulan berturut-turut pada bulan September di tengah permintaan yang kuat.

Saham teknologi memimpin rebound, dengan keuntungan kuat dari Lasertec (4,5%), Disco Corp (5,5%), Tokyo Electron (3,1%), SoftBank Group (2,9%) dan Advantest (3,8%).

Saham saham indeks lainnya juga mengalami kemajuan, termasuk Toyota Motor (2,2%), Fast Retailing (2,9%) dan Nippon Yusen (4,6%). (Cay)

Sumber : Investing.com