Minyak Brent, bertahan di atas $85 per barel, telah mengalami kenaikan lebih dari 3% selama pekan ini, sementara minyak WTI mendekati $81. Penurunan yang mengejutkan dalam timbunan minyak mentah sebesar 2,2 juta barel, melampaui perkiraan ekspansi dari Institut Perminyakan Amerika, menandai kondisi yang baik di pasar konsumen utama dunia.

Penurunan Persediaan dan Tanda-tanda Permintaan Kuat Minyak mentah Brent dan WTI mengalami kenaikan mingguan berkat penurunan yang tak terduga dalam stok AS dan indikasi permintaan produk yang kuat. Konsumsi bensin, solar, dan bahan bakar pesawat menunjukkan pemulihan yang berarti.

Sinyal Bullish dari Pasar American Automobile Association mencatat rekor 71 juta perjalanan selama liburan Empat Juli di AS, menambah sinyal bullish untuk konsumsi bahan bakar. Indeks kekuatan relatif menunjukkan minyak mentah berjangka dalam zona overbought, yang dapat mengindikasikan potensi koreksi harga dalam waktu dekat.

Proyeksi dan Dukungan Harga Bank seperti Goldman Sachs memperkirakan konsumsi minyak global akan melampaui pasokan, mengurangi stok dan mendukung harga. Meskipun OPEC+ merencanakan pengembalian produksi, hal ini dikondisikan sesuai keadaan pasar global.

Minyak mentah telah pulih tajam setelah penurunan sebelumnya, menggambarkan kekuatan dalam pasar saat ini meskipun potensi untuk koreksi harga tidak dapat diabaikan.

Sumber: Bloomberg