Mayoritas pasar saham Asia Pasifik melemah pada Senin (13/5) karena investor menilai data inflasi Tiongkok bulan April yang lebih kuat dari perkiraan.
Indeks harga konsumen Tiongkok naik 0,3% YoY, mengalahkan perkiraan Reuters yang memperkirakan kenaikan 0,2%.
Namun indeks harga produsen turun 2,5% YoY, lebih besar dari perkiraan penurunan sebesar 2,3%.
Sementara yang menjadi sorotan data pekan ini adalah produk domestik bruto Jepang kuartal pertama, yang diperkirakan turun 0,4% dibandingkan kuartal terakhir tahun 2023.
Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka 0,32% lebih rendah, sedangkan Topix berbasis luas turun 0,46%.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,29%, sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun sedikit.
Indeks S&P/ASX 200 Australia kehilangan 0,2%.
Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 18,925, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di 18,963.68.(yds)
Sumber: CNBC