Emas mempertahankan penurunannya setelah tertekan oleh penguatan dolar AS, karena para pedagang mempertimbangkan komentar hawkish dari pembuat kebijakan Federal Reserve mengenai prospek pelonggaran moneter tahun ini.

Emas batangan stabil di awal sesi Asia, menyusul penurunan 0,4% di sesi sebelumnya. Presiden The Fed Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari pada hari Selasa mengatakan kemungkinan bank sentral akan mempertahankan suku bunga “untuk jangka waktu yang lama” dan menolak untuk mengesampingkan kenaikan di masa depan.

Para pedagang juga memantau ketegangan baru di Timur Tengah setelah pasukan Israel mengambil alih perbatasan Rafah di Gaza pada hari Selasa menjelang kemungkinan serangan terhadap kota tersebut. Peningkatan lebih lanjut dapat menguntungkan emas, yang merupakan aset safe haven.

Emas batangan telah menguat sekitar 12% tahun ini, sebagian didorong oleh kuatnya permintaan dari bank sentral dan konsumen Tiongkok. Konflik di Timur Tengah dan Ukraina juga mendukung permintaan aset safe haven.

Harga emas di pasar spot sedikit berubah di $2,315.11 per ons pada pukul 8:21 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,1%, setelah mencatat kenaikan 0,2% pada hari Selasa. Perak dan paladium datar, sementara platinum naik tipis.(mrv)

Sumber : Bloomberg